Pengerahan kapal tersebut terjad di tengah ketegangan yang meningkat di Korea Utara dan peralihan kekuasaan di Korea Selatan.
“Kelompok Serangan Kapal Induk Abraham Lincoln sedang melakukan operasi bilateral dengan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang di Laut Jepang,†ujar jurubicara Armada Ketujuh AS, Komandan Hayley Sims.
Sims mengatakan kapal induk sedang melakukan "operasi bilateral rutin" untuk meyakinkan sekutu dan mitra tentang komitmen AS untuk mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
"Pelatihan kami meningkatkan kredibilitas pencegahan konvensional dengan menunjukkan kekuatan kemitraan bilateral kami," tambahnya.
Menurut
Reuters, ini adalah pertama kalinya sejak 2017 sebuah kelompok kapal induk telah dikerahkan ke perairan antara Korea Selatan dan Jepang.
Pada 15 Maret lalu, USS Abraham Lincoln memimpin latihan militer di Laut Kuning, meluncurkan pesawat tempur siluman F-35, dan jet lainnya dalam apa yang militer AS katakan sebagai demonstrasi dalam menanggapi peningkatan kecepatan dan skala peluncuran rudal balistik Korea Utara.
Bulan lalu Korea Utara melakukan uji coba penuh rudal balistik antarbenua (ICBM) untuk pertama kalinya sejak 2017.
Sementara itu, penasihat presiden terpilih Korea Selatan meminta pemindahan aset strategis AS, seperti kapal induk, pembom nuklir, dan kapal selam, ke Semenanjung Korea selama pembicaraan yang diadakan dalam kunjungan ke Washington pekan lalu.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan kelompok kapal induk itu berada di perairan internasional.
BERITA TERKAIT: