Bantah Rumor, Dubes Lyudmila: Rusia Tak Pernah Mempertimbangkan Perubahan Rezim di Ukraina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 01 April 2022, 11:15 WIB
Bantah Rumor, Dubes Lyudmila: Rusia Tak Pernah Mempertimbangkan Perubahan Rezim di Ukraina
CEO RMOL Network, Teguh Santosa dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva/RMOL
rmol news logo Perubahan rezim di Ukraina bukan bagian dari tujuan Operasi Militer Khusus yang diluncurkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin ke negara tersebut sejak 24 Februari lalu.

Begitu yang ditegaskan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva ketika menjawab pertanyaan dari CEO RMOL Network, Teguh Santosa terkait rumor yang beredar di publik.

"Sebenarnya kami tidak pernah mempertimbangkan perubahan rezim di Ukraina, kami tidak pernah melakukan kudeta apa pun," kata Dubes Vorobieva dari Kopi Timur, Jakarta Timur pada Rabu (30/3).

Ia mengatakan, perubahan rezim di Ukraina ada di tangan rakyat Ukraina itu sendiri.

"Terserah apakah mereka (rakyat Ukraina) mendukung kepemimpinan yang menjerumuskan mereka ke dalam tragedi, atau memilih pemimpin yang benar-benar peduli pada rakyatnya. Itu pilihan mereka," tegasnya.

Sejak Rusia meluncurkan operasi militer Ukraina, banyak pihak berpandangan Moskow berusaha untuk mengganti rezim di Kyiv yang saat ini dipimpin oleh Presiden Volodymyr Zelensky yang dikenal pro-Barat.

Namun Dubes Vorobieva menyebut, operasi militer Rusia dilakukan untuk demiliterisasi, denazifikasi, dan membuat Ukraina netral. rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA