Begitu yang ditegaskan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva ketika menjawab pertanyaan dari CEO
RMOL Network, Teguh Santosa terkait rumor yang beredar di publik.
"Sebenarnya kami tidak pernah mempertimbangkan perubahan rezim di Ukraina, kami tidak pernah melakukan kudeta apa pun," kata Dubes Vorobieva dari Kopi Timur, Jakarta Timur pada Rabu (30/3).
Ia mengatakan, perubahan rezim di Ukraina ada di tangan rakyat Ukraina itu sendiri.
"Terserah apakah mereka (rakyat Ukraina) mendukung kepemimpinan yang menjerumuskan mereka ke dalam tragedi, atau memilih pemimpin yang benar-benar peduli pada rakyatnya. Itu pilihan mereka," tegasnya.
Sejak Rusia meluncurkan operasi militer Ukraina, banyak pihak berpandangan Moskow berusaha untuk mengganti rezim di Kyiv yang saat ini dipimpin oleh Presiden Volodymyr Zelensky yang dikenal pro-Barat.
Namun Dubes Vorobieva menyebut, operasi militer Rusia dilakukan untuk demiliterisasi, denazifikasi, dan membuat Ukraina netral.
BERITA TERKAIT: