Kremlin: Bukan Biden, Hanya Rakyat Rusia yang Berhak Memutuskan Kekuasaan Putin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 27 Maret 2022, 09:31 WIB
Kremlin: Bukan Biden, Hanya Rakyat Rusia yang Berhak Memutuskan Kekuasaan Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin/Net
rmol news logo Seorang presiden Amerika Serikat (AS) tidak memiliki hak untuk menentukan apakah presiden Rusia berkuasa atau tidak.

Begitu tanggapan jurubicara Kremlin, Dmitry Peskov ketika menanggapi pernyataan Presiden AS Joe Biden selama pidatonya di Warsawa pada Sabtu (26/3) bahwa Presiden Vladimir Putin tidak dapat tetap berkuasa.

"Itu bukan Biden untuk memutuskan. Presiden Rusia dipilih oleh Rusia," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pernyataan Biden tidak menyerukan "perubahan rezim" di Rusia, tetapi Putin tidak dapat diizinkan untuk menjalankan kekuasaan atas tetangganya atau wilayahnya.

Biden telah meningkatkan serangan pribadi terhadap Putin sejak presiden Rusia itu memerintahkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu.

Dalam beberapa kesempatan, Biden menyebut Putin sebagai "penjahat perang", "diktator pembunuh", hingga "tukang jagal". rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA