Tiga kosmonot Rusia tiba di ISS dengan mengenakan setelan kuning dan biru, warna yang mirip dengan bendera Ukraina, pada Jumat (18/3).
Hal itu membuat publik berspekulasi bahwa kosmonot-kosmonot tersebut menyatakan solidaritas dengan Ukraina yang tengah menghadapi invasi Rusia.
Namun dalam sebuah pernyataan, salah sorang kosmonot, Oleg Artemiev membantah bahwa seragam mereka terkait dengan Ukraina.
Ia menuturkan, pakaian antariksa tersebut telah didesain enam bulan sebelum peluncuran. Sementara warna kuning dan biru melambangkan mereka sebagai lulusan Universitas Teknik Negeri Bauman Moskow yang bergengsi.
"Tidak perlu mencari tanda atau simbol tersembunyi di seragam kami," kata Artemyev, seperti dikutip
ABC.
"Hari-hari ini, meskipun kita berada di luar angkasa, kita bersama dengan presiden dan rakyat kita!" tegasnya.
Di Twitter, kepala badan antariksa Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin juga menegaskan bahwa warna seragam kosmonotnya adalah biru dan emas, bukan biru dan kuning seperti bendera Ukraina.
Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu, banyak orang menggunakan bendera Ukraina dan warnanya untuk menunjukkan solidaritas dengan negara tersebut.
BERITA TERKAIT: