Hal itu disampaikan oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un ketika mengunjungi fasilitas peluncuran satelit Sohae, seperti yang dikutip dari
KCNA, Minggu (13/3).
Didampingi oleh para pejabat yang terkait dengan Administrasi Pengembangan Dirgantara Nasional, Kim mempelajari dan mengevaluasi keadaan lapangan saat ini.
Dalam kesempatan itu, ia menetapkan target untuk memodernisasinya dan orientasi terperinci serta cara untuk melakukannya.
Modernisasi dilakukan agar dapat melakukan ekspansi sehingga berbagai roket dapat diluncurkan untuk membawa satelit multiguna, termasuk satelit pengintai militer, di masa depan. Dia juga menetapkan tugas untuk membangun beberapa fasilitas di tempat peluncuran.
Untuk memungkinkan peluncuran roket pembawa besar di sana, ia menginstruksikan rekonstruksi fasilitas untuk perakitan umum dan perlengkapan uji coba roket, serta perlengkapan uji coba satelit, termasuk membangun fasilitas tambahan untuk injeksi pasokan bahan bakar dan modernisasi bagian dari fasilitas kendali peluncuran dan pos teknis utama.
Kim juga menginstruksikan perluasan kapasitas tempat uji jet darat mesin, memastikan kenyamanan transportasi roket pembawa, meningkatkan lingkungan ekologi di sekitar tempat peluncuran, dan membangun tribun di zona aman yang berlawanan dengan tempat peluncuran.
Kim mengatakan, penguatan kekuatan luar angkasa merupakan keinginan dari Presiden Kim Il Sung dan Ketua Kim Jong Il. Sebagai bukti, Korea Utara berhasil meluncurkan dua kali satelit buatan dengan teknologi dalam negeri.
"Impian dan ambisi besar negara kita untuk menjadi kekuatan luar angkasa, menjadi pangkalan canggih ultramodern dan garis awal penaklukan ruang angkasa masa depan yang sesuai dengan prestise RRDK," tulis
KCNA.
BERITA TERKAIT: