Puluhan Ribu Orang Dievakuasi dalam Serangan Banjir Bandang Terburuk di Australia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 28 Februari 2022, 14:18 WIB
Puluhan Ribu Orang Dievakuasi dalam Serangan Banjir Bandang Terburuk di Australia
Banjir di Australia/Net
rmol news logo Hujan deras memicu banjir di Australia, yang membuat puluhan ribu orang harus dievakuasi pada Senin (28/2).

Menurut laporan biro cuaca, tujuh orang meninggal dunia akibat terjangan banjir bandang yang mengancam sebagian besar wilayah pesisir Pasifik.

Seorang warga Lismore, Danika Hardiman mengungkap air banjir berwarna coklat lumpur telah mencapai balkon apartemennya di lantai dua pada Senin pagi.

Dia dan rekannya berhasil naik ke atap sehingga berhasil dievakuasi.

"Kami diselamatkan oleh dua orang di sebuah perahu, dua penduduk setempat," kata Hardiman, menggambarkan adegan tersebut "mengerikan".

Dengan tanggul kota yang sudah jebol, 43.000 penduduk telah diperintahkan untuk segera pergi dari rumah mereka.

Layanan darurat kewalahan oleh seruan bantuan, membuat beberapa penduduk setempat meminta bantuan di media sosial.

Layanan penyelamatan darurat mengatakan mereka juga telah mengerahkan helikopter untuk menjemput penduduk lain yang terdampar dari atap rumah.

Ketinggian air di Lismore belum mencapai puncaknya yang diperkirakan 14 meter. Tetapi itu sudah menjadi banjir terburuk yang pernah dialami kota itu.

Jutaan orang telah diperintahkan untuk tinggal di rumah dan hampir 1.000 sekolah di negara bagian Queensland tetap ditutup karena banjir.

Hujan mulai mereda di Brisbane, tetapi pihak berwenang memperkirakan cuaca buruk akan berlanjut pada pekan ini karena "bom hujan" terus bergerak ke selatan di sepanjang pantai Australia. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA