Komitmen tersebut disampaikan kedua negara dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne dan Menteri Luar Negeri Lithuania Gabrielius Landsbergis di Gedung Parlemen pada Rabu (9/2).
"Untuk beberapa waktu, Australia mungkin merupakan salah satu contoh utama di mana China menggunakan ekonomi dan perdagangan sebagai instrumen politik, atau bisa dikatakan, bahkan senjata politik," ujar Landsbergis, seperti dikutip
Reuters.
"Sekarang Lithuania bergabung dengan klub eksklusif ini, tapi jelas kami bukan yang terakhir," tambahnya.
Payne mengatakan dia setuju dengan Landsbergis tentang pentingnya negara-negara yang berpikiran untuk bekerja sama dengan pendekatan yang konsisten demi menjaga ketertiban berbasis aturan internasional, perdagangan bebas dan terbuka, transparansi, keamanan dan stabilitas.
Landsbergis juga menyambut baik Australia untuk konsultasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas keluhan oleh Uni Eropa yang menuduh Beijing melakukan diskriminasi terhadap Lithuania.
"Kita perlu mengingatkan negara-negara seperti China atau negara lain yang ingin menggunakan perdagangan sebagai senjata yang dimiliki negara-negara di seluruh dunia," tekan Landsbergis.
BERITA TERKAIT: