Baru-baru ini, media lokal merilis pengaduan polisi terhadap Valer pada 2016 terkait KDRT. Pengaduan itu menyebut Valer telah melakukan kekerasan terhadap istri dan putrinya, termasuk menendang, meninju, dan menjambak.
Istri Valer sendiri meninggal dunia pada tahun 2021.
Dikutip
The Globe and Mail, Valer membantah sudah melakukan KDRT.
Lewat pengumuman pengunduran dirinya, Valer mengatakan ia telah diserang oleh media dengan menggambarkan dirinya sebagai seorang yang kasar dan kejam.
Pengunduran diri Valer membuatnya menjadi perdana menteri dengan jabatan terpendek di Peru selama 42 tahun terakhir, yaitu hanya tiga hari menjabat.
Valer merupakan perdana menteri ketiga yang ditunjuk oleh pemerintahan Presiden Pedro Castillo selama enam bulan terakhir.
Castillo akan menunjuk perdana menteri baru, yang keempat, dan telah berjanji kabinet barunya akan lebih terbuka bagi semua partai politik.
BERITA TERKAIT: