Hal itu dikatakan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas lewat panggilan pada Senin (31/1), seperti dikutip kantor berita
Wafa.
Dalam laporannya,
Wafa menyebut Blinken juga menekankan bahwa pemerintahan Joe Biden menolak aktivitas pemukiman di Tepi Barat dan kekerasan terhadap warga Palestina, serta pembongkaran dan penggusuran paksa di wilayah tersebut.
"Sekretaris Blinken menyampaikan salam Presiden Biden kepada Presiden Abbas, dan penegasannya atas komitmen AS terhadap solusi dua negara dan pentingnya menciptakan cakrawala politik," tulis
Wafa.
Sementara itu, Abbas menekankan pentingnya untuk mengakhiri pendudukan Israel atas tanah Palestina. Ia juga menekankan perlunya menghentikan praktik sepihak Israel yang dapat merusak solusi dua negara.
Pada Senin sore, jurubicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price juga mengeluarkan pernyataan terkait pembicaraan Blinken dan Abbas.
"Sekretaris Blinken menegaskan kembali bahwa orang Israel dan Palestina sama-sama berhak untuk hidup dengan aman dan terlindungi, dan menikmati ukuran keamanan, kebebasan, dan kemakmuran yang setara, dan menegaskan kembali komitmen pemerintah AS untuk solusi dua negara," kata Price.
Lewat pernyataan terpisah, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bantuan lebih dari 200 ribu dosis vaksin Covid-19 Pfizer ke Tepi Barat dan Gaza, melalui mekanisme Covax.
BERITA TERKAIT: