Catat Lima Kematian Covid-19, PM Bhutan: Rasanya Seperti Tertembak Peluru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 31 Januari 2022, 13:33 WIB
Catat Lima Kematian Covid-19, PM Bhutan: Rasanya Seperti Tertembak Peluru
Perdana Menteri Bhutan Lotay Tshering/Net
rmol news logo Bhutan menjadi satu di antara sedikit negara yang telah dipuji atas penanganan Covid-19. Hingga saat ini, Bhutan hanya melaporkan empat kematian akibat Covid-19.

Kendati begitu, Perdana Menteri Bhutan Lotay Tshering mengatakan, perlu banyak hal yang dilakukan untuk mengatasi pandemi.

Lewat unggahan di Facebook pada Sabtu (29/1), ia mengaku sangat terluka ketika ada satu nyawa lagi yang hilang karena Covid-19.

"Rasanya seperti terkena peluru mengetahui bahwa satu nyawa lagi yang berharga mati karena Covid-19. Saya berduka dengan bangsa dan terus memanjatkan doa untuk teman tersayang kita," kata Tshering, seperti dikutip Al Jazeera.

Tshering merupakan seorang dokter. Di tengah tekanan sebagai perdana menteri, ia masih melakukan operasi pada akhir pekan sebagai penghilang stres.

Sepperti sebagian besar negara lainnya, Bhutan mengalami lonjakan infeksi Covid-19 yang didorong oleh varian Omicron yang sangat menular.

Pada Jumat (28/1), Bhutan mencatat 205 kasus baru Covid-19, atau rekor tertinggi sejak awal pandemi. Totalnya, Bhutan hanya memiliki kurang dari 5.000 kasus Covid-19.

Sementara negara tetangganya, India, sudah melaporkan 41 juta kasus Covid-19 dengan hampir 500 ribu kematian. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA