Berbulan-bulan Terganggu, Afghanistan Lanjutkan Program Vaksinasi Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 30 Januari 2022, 08:28 WIB
Berbulan-bulan Terganggu, Afghanistan Lanjutkan Program Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi/Net
rmol news logo Setelah berbulan-bulan terbengkalai karena pengambilalihan kekuasaan, Afghanistan memulai kembali program vaksinasi Covid-19.

Menteri Kesehatan Masyarakat yang dipilih Taliban, Qalandar Ebad mengatakan ancaman pandemi Covid-19 belum hilang dan orang-orang harus divaksinasi.

"Melindungi diri adalah salah satu kewajiban agama Islam, dan vaksin adalah cara paling efektif untuk melawan virus Covid-19," kata Ebad, seperti dimuat Khaama Press, Minggu (30/1).

Ebad mengatakan, Afghanistan telah mengimpor jutaan dosis vaksin Covid-19 dan telah didistribusikan ke setiap distrik di 34 provinsi.

Ancaman pandemi Covid-19 menjadi tidak begitu diperhatikan di Afghanistan. Bahkan masyarakat di sana lebih khawatir pada krisis kemanusiaan dibandingkan virus.

Krisis terjadi setelah Taliban mengambil alih Kabul pada 15 Agustus. Jutaan orang terancam kelaparan, menciptakan krisis kemanusiaan terburuk. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA