Pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson mengaku sedang mempertimbangkan untuk melakukan pengerahan pasukan NATO secara besar-besaran di perbatasan Eropa.
Kantor perdana menteri pada Sabtu (29/1) menyebut Johnson berbicara dengan negara-negara Nordik dan Baltik agar mereka bersedia menggandakan jumlah pasukan dan senjata ke Estonia.
"Paket ini akan mengirim pesan yang jelas ke Kremlin, kami tidak akan mentolerir aktivitas destabilisasi mereka, dan kami akan selalu mendukung sekutu NATO kami dalam menghadapi permusuhan Rusia,†kata Johnson, seperti dikutip
Reuters.
Dalam beberapa kesempatan, Inggris menegaskan bahwa setiap serangan Rusia ke Ukraina akan mendapatkan konsekuensi yang menghancurkan.
"Saya telah memerintahkan Angkatan Bersenjata kami untuk bersiap untuk ditempatkan di seluruh Eropa minggu depan, memastikan kami dapat mendukung sekutu NATO kami," tambahnya.
Di samping itu, Johnson juga berencana untuk mengunjungi perbatasan, dan berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin telepon.
BERITA TERKAIT: