Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki siap menjadi tuan rumah bagi para pemimpin Rusia dan Ukraina untuk bertemu, membuka jalan untuk membangun kembali perdamaian.
"Turkiye ingin ketegangan antara Rusia dan Ukraina diselesaikan sebelum berubah menjadi krisis baru," kata Erdogan dalam wawancara yang disiarkan di televisi pada Rabu (26/1).
Erdogan mengaku ia telah mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin ke Turki, meski tanggalnya belum ditentukan.
"Saya berharap Rusia tidak akan melakukan serangan bersenjata terhadap pendudukan Ukraina," lanjutnya, seperti dikutip
Anadolu Agency.
Erdogan menekankan, konflik antara Rusia dan Ukraina tidak rasional. Ia juga menegaskan bahwa Ankara memiliki kepentingan untuk perdamaian dan stabilitas kawasan.
Rusia baru-baru ini mengumpulkan sekitar 100 ribu tentara di dekat perbatasan timur Ukraina, memicu kekhawatiran bahwa Kremlin dapat merencanakan serangan militer lain terhadap Ukraina.
BERITA TERKAIT: