Dengan modal tersebut, Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti menyebut kedua negara telah berkomitmen untuk mempererat persahabatan.
Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi menunjukkan dengan mengirim dua misi bantuan Covid-19 dari India ke Indonesia pada tahun lalu. Sementara Indonesia juga melakukan hal serupa untuk India.
Berbicara dalam pidatonya selama Resepsi Hari Republik ke-73, Dubes Manoj mengatakan, India ingin memperkuat kemitraan dengan Indonesia dalam bidang industri farmasi.
"Saya ingin menggarisbawahi bahwa dalam konteks Asia, jika ada 'tanda hubung' yang harus dilakukan antara dua negara, itu harus antara India dan Indonesia. Tanda hubung antara India dan saudara peradabannya (Indonesia) ini memiliki implikasi yang sangat besar bagi ekonomi global," kata Dubes Manoj di Westin Hotel, Jakarta, Rabu malam (26/1).
Ia mengatakan, kolaborasi antara India dan Indonesia bukan hanya berimplikasi besar pada PDB per kapita atau investasi, tetapi juga pembangunan manusia hingga daya saing manufaktur.
Menurut Dubes Manoj, hal tersebut dapat ditunjukkan selama presidensi Indonesia di G20. Ia juga menyatakan bahwa India berkomitmen untuk mendukung presidensi Indonesia.
Selain itu, ia juga menyoroti kesamaan nilai antara India dan Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.
Perayaan Hari Republik India ke-73 ini juga turut dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, hingga Deputi Bidang Kerjasama Internaisonal di Kementerian Perekonomian Edi Prio Pambudi.
Sejumlah korps diplomatik, pengusaha, perwakilan think-tank, akademisi, hingga diaspora India juga mengikuti kegiatan tersebut dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 sesuai aturan yang berlaku.
BERITA TERKAIT: