Anggap Omicron Tak Berbahaya, Komentar Bolsonaro Dimentahkan WHO

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 13 Januari 2022, 09:39 WIB
Anggap Omicron Tak Berbahaya, Komentar Bolsonaro Dimentahkan WHO
Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net
rmol news logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membantah komentar Presiden Brasil Jair Bolsonaro baru-baru ini terkait kemunculan varian Omicron.

Dalam sebuah wawancara, Bolsonaro menyebut Omicron dapat diterima dan bisa mengakhiri pandemi.

Namun komentar tersebut langsung dimentahkan oleh Direktur Darurat WHO Mike Ryan selama konferensi pers di Jenewa pada Rabu (12/1), seperti dikutip The Star.

"Meski Omicron kurang parah seperti infeksi virus pada individu, bukan berarti itu adalah penyakit ringan," ujarnya.

Ryan mengatakan, ada banyak orang di seluruh dunia yang tarpapar Covid-19, mereka berada di rumah sakit, ICU, dan kesulitan.

"Ini adalah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, ini adalah penyakit yang dapat dicegah dengan mengambil tindakan pencegahan pribadi yang kuat untuk menghindari infeksi dan mendapatkan vaksinasi," jelasnya.

Ryan menuturkan, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus, dan bukan menyambutnya.

"Tidak ada virus yang diterima yang membunuh orang. Terutama ketika kematian dan penderitaan itu dapat dicegah dengan penggunaan vaksinasi yang tepat," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA