Pidato akan disiarkan di televisi pada Jumat (7/1), setelah menyatakan sebagian besar tatanan konstitusional telah dipulihkan.
"Operasi kontraterorisme telah dimulai. Pasukan keamanan bekerja keras. Tatanan konstitusonal sebagian besar telah dipulihkan di semua wilayah negara. Pemerintah daerah mengendali situasi," kata kantor presiden, seperti dikutip
Sputnik.
Kekacauan melanda Kazakhstan sejak Rabu (5/1), ketika puluhan ribu orang menggelar aksi protes besar-besaran lantaran harga LPG yang melambung.
Unjuk rasa diwarnai kekerasan dengan pasukan keamanan menggunakan kekuatan terhadap pengunjuk rasa. Lebih dari 3.000 orang ditahan, 26 orang meninggal dan 18 terluka selama bentrokan.
Tokayev mengatakan ada teroris di antara para pengunjuk rasa, yang memicu kerusuhan denagn senjata. Ia juga menyerukan operasi kontraterorisme.
Pada Jumat dini hari, suara tembakan terdengar di Almaty. Meski barikade polisi sudah dibongkar seiring meredanya situasi.
Sementara itu, di Aktau, kerusuhan berlanjut menyusul laporan bahwa para demonstran mulai membongkar tenda dan bersiap meninggalkan alun-alun setelah empat hari unjuk rasa damai.
BERITA TERKAIT: