Baru-baru ini, dua wanita di Xian mengaku kehilangan bayi mereka karena pembatasan yang diberlakukan oleh rumah sakit karena lonjakan kasus Covid-19.
Seorang wanita hamil delapan bulan bahkan ditolak masuk ke Rumah Sakit Xian Gaoxin karena hasil tes Covid-19 yang ia miliki telah kadaluarsa.
Sebuah video yang beredar di rumah sakit menunjukkan wanita tersebut duduk di luar rumah sakit dengan darah mengalir di kakinya. Ia harus menunggu selama dua jam karena tesnya kadaluarsa empat jam sebelumnya.
Akibatnya Manajer Rumah Sakit Xian Gaoxin diskors dan mereka yang bertanggung jawab atas departemen rawat jalan dan medis diberhentikan.
“Rumah sakit harus meminta maaf kepada masyarakat, secara aktif merefleksikan dan memilah risiko tersembunyi dalam proses kerja, dan lebih memperkuat manajemen rumah sakit untuk mengoptimalkan proses perawatan medis,†kata pemerintah kota pada Kamis (6/1).
Komisi disiplin lokal Partai Komunis juga telah mengeluarkan peringatan kepada Li Qiang, wakil sekretaris dan direktur partai dari Pusat Darurat Xian, dan Liu Shunzhi, direktur Komisi Kesehatan Kota Xian yang masing bertanggung jawab atas pertolongan pertama dan perawatan kelompok rentan.
BERITA TERKAIT: