Pertemuan itu sendiri masih terus digodok, sementara kedua negara sedang beruding untuk mencari waktu tepat. Sumber Kremlin mengatakan, tanggal pertemuan konferensi video Putin dengan Biden telah disetujui sementara dan akan diumumkan setelah diajukan kepada pihak AS.
“Kami sedang mengerjakan kemungkinan kontak antara Putin dan Biden dalam format konferensi video. Kontak ini akan berlangsung dalam beberapa hari. Kami memiliki tanggal dan waktu konkret untuk konferensi video ini. Tetapi lebih baik menunggu sampai semua parameternya disetujui pihak AS. Kami akan mengumumkannya (tanggalnya) secara resmi," kata ajudan Kremlin Yuri Ushakov dalam konferensi pers Jumat (3/12).
Topik yang akan dikupas telah jelas, sebagian adalah tindak lanjut dari pembicaraan Jenewa. Mereka akan berbicara tentang urusan bilateral, isu-isu internasional yang mendesak, termasuk Afghanistan, Iran, krisis intra-Ukraina, dan Libya. Suriah juga akan disinggung," kata Ushakov.
Soal NATO, Ushakov menekankan bahwa Moskow sangat membutuhkan jaminan, perjanjian secara mengikat dari pihak AS bahwa NATO tidak akan berkembang ke arah timur.
Ia mengingatkan soal kesepakatan lama, di mana Uni Soviet dan Rusia diberi jaminan lisan bahwa struktur militer NATO tidak akan meluas ke arah Timur.
“Mengingat situasi tegang saat ini, ada kebutuhan mendesak bagi kita untuk diberikan jaminan yang sesuai, karena tidak bisa terus seperti ini,†tegas Ushakov. "Sulit untuk mengatakan seperti apa bentuk dokumen ini, yang utama adalah kesepakatan tertulis."
Kemungkinan lain bahwa pertemuan Biden-Putin juga akan membahas soal minyak. Ada banyak masalah dalam pasokan minyak.
"Memo yang sesuai sedang disusun, tetapi mungkin ada masalah lain, termasuk pandemi dan perubahan iklim," tambah Ushakov.
BERITA TERKAIT: