Walikota Jan van Zanen mengatakan keputusan tersebut diambil merujuk pada terbatasnya waktu persiapan untuk menyelenggarakan acara yang telah ditunda sejak munculnya pandemi.
"Kabinet tidak akan mengumumkan relaksasi atau opsi (lokal) sebelum 14 Desember," kata pemerintah kota dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari
NL Times, Jumat (3/12).
"Sudah terlambat untuk mengatur api unggun secara bertanggung jawab dan aman. Selain itu, ini menciptakan terlalu banyak ketidakpastian dan risiko keuangan yang tidak dapat diterima bagi penyelenggara," lanjutnya.
Selain itu pemerintah juga mengkhawatirkan masuknya masyarakat yang tidak terkendali ke api unggun, mengingat banyak kota lain telah membatalkan perayaan Tahun Baru mereka.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: