Dalam sebuah pengumuman pada Kamis (2/12), Schellenberg mengatakan dengan pengunduran dirinya, maka jalan untuk mengambil alih kepemimpinan dari partai konservatif Partai Rakyat telah terbuka.
Pengumuman Schallenberg hanya dilakukan beberapa jam setelah mantan kanselir Sebastian Kurz yang saat ini memegang kepemimpinan partai berkuasa memutuskan pensiun dari politik.
Kurz meninggalkan kursi kanselir pada Oktober atas perintah mitra koalisinya, Partai Hijau, setelah jaksa membuka penyelidikan kasus korupsi. Meski begitu ia tetap menjadi ketua partai dan anggota parlemen.
"Saya sangat yakin bahwa kedua posisi, kepala pemerintahan dan pemimpin partai Austria dengan suara terbanyak, harus segera sekali lagi dipegang oleh orang yang sama," kata Schallenberg, seperti dikutip
Reuters.
Schallenberg sendiri telah dirundung tuduhan bahwa dia tidak lebih dari boneka Kurz yang menjaga kursi tetap hangat sementara "sang tuan" berusaha membersihkan namanya sendiri.
"Oleh karena itu saya mengosongkan posisi saya sebagai kanselir," tambahnya.
Beberapa media Austria melaporkan Menteri Dalam Negeri Karl Nehammer kemungkinan besar akan menjadi pemimpin partai dan kanselir.
Partai Rakyat sendiri akan memilih pengganti Kurz pada Jumat (3/12).
BERITA TERKAIT: