
Di tengah upaya diplomatik Washington mengakhiri perang berkepanjangan di Yaman, Presiden Joe Biden mengumumkan niatnya untuk mencalonkan Steven Fagin sebagai duta besar AS yang baru untuk negara Timur Tengah itu.
Fagin adalah seorang diplomat karir yang saat ini masih menjabat sebagai wakil kepala misi di Kedutaan Besar AS di Baghdad. Sebelumnya, ia menjabat sebagai pejabat utama di Konsulat Jenderal AS di Erbil.
Fagin juga telah menghabiskan waktu sebagai direktur Kantor Urusan Iran Departemen Luar Negeri, seperti dilaporkan
Al Arabiya, Rabu (17/11).
Salah satu penunjukan pertama Biden setelah dilantik adalah menunjuk Tim Lenderking sebagai utusan khusus untuk Yaman.
Terlepas dari diplomasi antar-jemput Tim Lenderking, utusan khusus Biden untuk Yaman, upaya AS menjadi sia-sia karena Houthi yang didukung Iran terus menolak untuk terlibat dalam pembicaraan gencatan senjata.
Kelompok tersebut baru-baru ini bahkan menahan karyawan AS dan PBB yang bekerja di Yaman. Itu terjadi setelah serangan yang meningkat di Marib, salah satu benteng terakhir pemerintah Yaman di utara.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: