Tidak Punya Paspor, 2.000 Penerjemah Afghanistan Tak Bisa Diangkut ke Belanda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 29 Oktober 2021, 16:35 WIB
Tidak Punya Paspor, 2.000 Penerjemah Afghanistan Tak Bisa Diangkut ke Belanda
Ilustrasi/Netre
rmol news logo Sekitar 2.000 penerjemah Afghanistan dan pekerja bantuan yang berharap bisa dievakuasi oleh Belanda, harus memupus harapannya karena mereka tidak memiliki paspor.

Hal itu sesuai dengan pengumuman Kementerian Luar Negeri Belanda yang dikirim melalui email kepada calon pengungsi yang isinya mengatakan bahwa evakuasi tanpa paspor tidak mungkin dilakukan.

"Kami minta maaf untuk memberitahu Anda, bahwa tidak ada cara yang bisa kami lakukan untuk membantu Anda tanpa paspor," isi pernyataan kementrianm seperti dikutip dari NL Times, Jumat (29/10).

Persyaratan paspor berlaku untuk semua warga Afghanistan yang ingin dievakuasi, termasuk bayi. Sementara, Banyak orang Afghanistan tidak memiliki paspor karena hampir tidak mungkin untuk mendapatkannya dalam beberapa tahun terakhir di tengah situasi yang memburuk setelah Taliban mengambil alih.

Kementerian Luar Negeri mengkonfirmasi situasi tersebut kepada media dengan mengatakan bahwa masalahnya terletak keputusan Taliban yang tidak mengizinkan siapa pun keluar dari negara itu, terlebih tanpa paspor.

"Kami tetap berkomitmen untuk mendukung semua orang yang memenuhi syarat menurut kriteria Belanda untuk datang ke Belanda," kata Kementerian. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA