Pernyataan itu diungkapkan Kepala Delegasi Rusia untuk Negosiasi Keamanan Militer, Konstantin Gavrilov, mengomentari laporan
The Times bahwa London sedang merundingkan penjualan senjata, termasuk rudal, dengan Kiev.
Ia mengatakan, Rusia tengah mempelajari informasi tersebut.
"Kami telah mempelajari informasi ini. Mengingat kondisi konkret ketika seseorang, terutama Inggris, ingin menghina negara kami, ini tidak dapat dikesampingkan. Tetapi harus ada garis merah. Inggris memahami ini dengan sangat baik," katanya.
Pihaknya masih terus mendalami kemungkinan tersebut.
The Times dalam laporannya mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan Inggris sedang merundingkan kesepakatan dengan Ukraina mengenai potensi pasokan rudal Brimstone yang dikembangkan oleh cabang MBDA Inggris.
Menurut publikasi tersebut, rudal presisi tinggi semacam itu berharga sekitar 100.000 pound atau sekitar 138.000 dolar AS, masing-masing dapat ditempatkan di kapal perang dan pesawat tempur Ukraina.
Angkatan Udara Inggris menggunakan rudal tersebut selama operasinya di Afghanistan, Libya, dan Suriah.
BERITA TERKAIT: