Taliban Kutuk Serangan Drone AS di Kabul yang Ikut Tewaskan Warga Sipil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 31 Agustus 2021, 08:04 WIB
Taliban Kutuk Serangan Drone AS di Kabul yang Ikut Tewaskan Warga Sipil
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid/Net
rmol news logo Serangan pesawat tak berawak yang diluncurkan pihak Amerika Serikat untuk menargetkan tersangka pembom bandara kabul menjadi sorotan Taliban yang menyesalkan tindakan itu karena berdampak pada warga sipil.  

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan ada tujuh orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak tersebut, dia juga menyebut tindakan AS adalah sebuah pelanggaran hukum karena dilakukan di tanah asing.

Mereka juga mengutuk tindakan AS yang seharusnya dikoordinasikan dengan Taliban, alih-alih mengambil tindakan sendiri.

“Jika ada potensi ancaman di Afghanistan, itu harus dilaporkan kepada kami, bukan serangan sewenang-wenang yang mengakibatkan korban sipil,” kata Mujahid dalam tanggapan tertulis kepada media China CGTN.

Sebelumnya Mujahid juga telah mengeluarkan kecaman serupa atas serangan pesawat tak berawak AS pada hari Sabtu yang menewaskan dua militan Negara Islam di provinsi timur Nangarhar. Dia mengatakan dua wanita dan seorang anak terluka dalam serangan itu.

Sementara Komando Pusat AS mengatakan pihaknya sedang menyelidiki laporan korban sipil dari serangan pesawat tak berawak hari Minggu.

"Kami tahu bahwa ada ledakan besar dan kuat berikutnya yang dihasilkan dari penghancuran kendaraan, menunjukkan sejumlah besar bahan peledak di dalamnya yang mungkin menyebabkan korban tambahan," kata mereka. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA