Ketegangan Meningkat, Afghanistan Pasang Sistem Pertahanan Udara Di Kabul

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 11 Juli 2021, 16:22 WIB
Ketegangan Meningkat, Afghanistan Pasang Sistem Pertahanan Udara Di Kabul
Ilustrasi sistem pertahanan udara/Net
rmol news logo Pemerintah Afghanistan telah memasang dan mengaktifkan sistem pertahanan udara baru di ibukota Kabul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Taliban.

Kementerian Dalam Negeri menegaskan pasukan keamanan Afghanistan siap membela rakyat dan wilayah mereka berapa pun biasanya.

"Ini adalah sistem yang paling banyak digunakan di dunia untuk memukul roket dan rudal," ujar kementerian pada Minggu (11/7), seperti dikutip Anadolu Agency.

Kabul dikelilingi oleh pegunungan berbatu tinggi dan rentan terhadap serangan roket.

Beberapa ledakan bom magnet dan serangan roket mengguncang Kabul pada 21 November 2020, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai lebih dari 30 orang.

Sebelumnya, beberapa roket menghantam area diplomatik yang dijaga ketat selama perayaan Hari Kemerdekaan. Menurut kementerian, setidaknya 10 orang terluka dalam 14 roket yang ditembakkan dari dua mobil ketika itu.

Pada bulan Maret di tahun yang sama, serangan mortir serupa sempat mengganggu upacara pengambilan sumpah Presiden Ashraf Ghani.

Pertempuran antara pasukan Afghanistan dan Taliban berlanjut ketika Amerika Serikat (AS) mulai menarik pasukannya. Presiden Joe Biden mengatakan penarikan pasukan akan rampung pada 31 Agustus, lebih cepat dari jadwal sebelumnya, 11 September. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA