Diketahui bahwa Dokdo yang terletak di Laut Timur, telah muncul di peta rute estafet obor, yang diunggah di situs web Olimpiade Tokyo. Negeri ginseng menganggap, hal tersebut adalah klaim teritorial terang-terangan dari negeri sakura atas pulau-pulau tersebut.
Dokdo sendiri merupakan sumber ketegangan lama yang berulang antara kedua tetangga. Jepang mengklaim bahwa pulau-pulau di Laut Timur itu merupakan wilayah kedaulatan mereka. Sedangkan Korea Selatan mengklaim bahwa wilayah itu telah berada di bawah kendali efektif Seoul sejak pembebasan Korea dari pemerintahan kolonial Jepang tahun 1910-1945.
Menindaklanjuti hal tersebut, Majelis Nasional Korea Selatan mengeluarkan resolusi yang mengecam klaim tersebut pada Kamis (1/7).
Dalam resolusi tersebut, anggota parlemen menggambarkan pencantuman Dokdo di peta sebagai langkah yang melanggar kedaulatan Korea Selatan dan yang meregresi hubungan Seoul-Tokyo. Mereka pun menyerukan penghapusan Dokdo segera dari peta tersebut.
Bukan hanya itu, seperti dikabarkan Yonhap, resolusi tersebut juga meminta Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk mengambil tindakan proaktif terhadap kontroversi peta, dan juga menekankan perlunya pemerintah Korea Selatan untuk terlibat dalam diplomasi dengan Jepang dan IOC mengenai masalah tersebut.
BERITA TERKAIT: