Menurut keterangan yang dirilis oleh kelompok Hamas, seperti dikabarkan
Press TV (Rabu, 9/6), kunjungan itu dilakukan untuk memenuhi undangan dari pemerintah Mesir. Negara tersebut memang berulang kali terlibat dalam proses negosiasi yang melibatkan Palestina dan Israel.
Baru-baru ini, Mesir juga mengambil peranan penting dalam upaya negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Palestina pasca serangan terbaru Israel ke Jalur Gaza pertengahan Mei lalu.
Menurut keterangan yang sama, delegasi Hamas yang dipimpin oleh Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh itu akan membahas agenda utama mengenai "Operasi Pedang al-Quds" yang dilancarkan Hamas. Ini adalah kampanye bersenjata yang digalakkan oleh Hamas untuk mempertahankan kantung Palestina itu dari agresi Israel. []
BERITA TERKAIT: