Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada Selasa (1/6) mengatakan pemerintah Presiden Joe Biden akan fokus pada distribusi vaksin yang adil dan tidak mengikat secara politik.
"Suatu saat, dalam dua pekan ke depan, kami akan mengumumkan proses di mana kami akan mendistribusikan dan menjual vaksin-vaksin itu," ujar Blinken, seperti dimuat
Reuters.
Blinken mengatakan, pengumuman tersebut juga akan mengungkap kriteria dan detail proses distribusi vaksin yang disediakan oleh AS.
Pada awal pekan ini, Biden mengatakan 80 juta dosis vaksin Covid-19 tersebut terdiri dari 20 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech, Moderna, dan Johnson&Johnson. Sementara 60 juta dosis lainnya berasal dari AstraZeneca.
Selama ini, AS mendapatkan tekanan untuk berbagi vaksin, khususnya ketika wabah Covid-19 mengamuk di sejumlah negara, seperti India dan Brasil.
Bank Dunia juga mendesak AS untuk segera mendistribusikan kelebihan vaksin Covid-19 yang mereka miliki.