Roket Long March 7 seberat 14 ton diluncurkan dari Wenchang, Hainan pada Sabtu (29/5), membawa kargo Tianzhou-2 yang berisi kebutuhan pokok seperti makanan, peralatan, dan bahan bakar.
Kantor berita Xinhua melaporkan, pesawat kargo berhasil memisahkan diri dari roket, pergi ke orbit dan memasang panel surya.
"Kami akan mengangkut material pendukung, suku cadang dan peralatan yang diperlukan terlebih dahulu, dan kemudian kru kami," kata direktur Badan Antariksa Berawak China (CMSA) Hao Chun.
Setelah kapal kargo berlabuh di stasiun luar angkasa, China akan memulai persiapan untuk mengirim tiga astronot untuk membongkar barang.
China bertujuan membangun stasiun luar angkasa sendiri yang dinamakan Tiangong, yang berarti istana surgawi. Membutuhkan sekitar 10 misi untuk menyelesaikan stasiun luar angkasa tersebut hingga bisa beroperasi penuh pada 2022.
Setelah selesai, diharapkan tetap berada di orbit rendah Bumi hingga 15 tahun.
Jika Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pensiun setelah 2028, Tiangong menjadi satu-satunya pos manusia di orbit Bumi.
BERITA TERKAIT: