Polisi mengatakan penembakan itu terjadi sekitar pukul 12:15 di rumah trailer di blok 2800 Preakness Way di subdivisi Canterbury Park di barat Bandara Colorado Springs.
Pihak berwenang menanggapi panggilan tentang penembakan di lokasi itu. Saat tiba petugas menemukan enam orang dewasa yang tewas dan seorang pria dengan luka serius yang kemudian meninggal di rumah sakit.
Tersangka penembak adalah kekasih salah satu korban perempuan, menurut polisi.
Pihak berwenang mengatakan dia masuk ke dalam rumah dan mulai menembaki orang-orang di pesta itu sebelum bunuh diri di pesta yang dihadiri teman, keluarga, dan anak-anak itu.
Identitas penembak masih ditelusuri sementara petugas mengevauasi anak-anak yang berada di lokasi ke kediaman kerabat mereka.
“Teman, keluarga, dan anak-anak berkumpul di dalam trailer untuk
merayakan pesta saat penembakan terjadi. Anak-anak di trailer tidak
terluka oleh tersangka dan sekarang bersama kerabatnya. Kami masih
menyelidiki untuk menentukan motifnya,†kata polisi dalam siaran pers.
Tetangga sekitar mengaku tidak mendengar keributan sebelum penembakan.
Salah satu saksi yang tinggal tidak jauh dari lokasi mengatakan, ia terbangun saat mendengar suara sesuatu yang menggelegar dan disusul suara kaca pecah. Saat ia membuka jendela, sudah ada beberapa mobil polisi.
Kepala Polisi Colorado Springs Vince Niski mengatakan ia terkejut dengan peristiwa ini dan berharap ini tidak akan pernah terjadi lagi.
"Dari petugas yang menanggapi penembakan hingga penyelidik yang masih berada di lokasi, kami semua sangat terguncang. Ini adalah sesuatu yang diharapkan tidak akan pernah terjadi lagi di komunitas Anda sendiri, di tempat yang Anda sebut rumah," katanya dalam sebuah pernyataan, seeprti dikutip dari
ABC News, Minggu (9/5).
Pejabat belum merilis nama korban maupun penembak. Motifnya pun belum ditentukan, dan penyelidikan sedang berlangsung.
Itu adalah penembakan massal terburuk di Colorado sejak seorang pria bersenjata menewaskan 10 orang di supermarket Boulder pada 22 Maret.
Colorado Springs, dengan populasi 465.000, adalah kota terbesar kedua di Colorado setelah Denver.
Pada 2015, seorang pria membunuh tiga orang, termasuk seorang petugas polisi, dan melukai delapan lainnya dalam penembakan di klinik Planned Parenthood di Colorado Springs.
BERITA TERKAIT: