Beijing Ingatkan Gedung Putih Untuk Bebaskan Tim Ahli Bekerja Tanpa Beban

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 29 Januari 2021, 07:01 WIB
Beijing Ingatkan Gedung  Putih Untuk Bebaskan Tim Ahli Bekerja Tanpa Beban
Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki/Net
rmol news logo Beijing memperingatkan Gedung Putih agar bisa menghormati kerja keras tim ahli WHO yang saat ini akan memulai penyelidikan asal-usul virus corona di Wuhan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijan mengatakan agar AS dapat memungkinkan mereka untuk bekerja bebas dari campur tangan politik.

"Mereka harus diizinkan untuk bekerja bebas dari campur tangan politik," kata Zhao kepada wartawan, seperti dikutip dari AFP, Kamis (28/1).

Pernyataan Zhao itu terlontar untuk mengomentari juru bicara Gedung Putih yang baru, Jen Psaki, yang  menyuarakan keprihatinan atas 'misinformasi' dari 'beberapa sumber di China', dan menegaskan penyelidikan yang mendalam.

Psaki pada Rabu (27/1)  mengatakan sangat penting untuk menyelami bagaimana virus muncul dan menyebar ke seluruh dunia.

Tim ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang saat ini berada di Wuhan telah menyelesaikan 14 hari masa karantina mereka, pada Kamis (28/1) waktu setempat.

Mereka tampak mengenakan masker dan mengintip ke jajaran media yang menunggu dari jendela bus yang membawa mereka dari karantina ke hotel lain. Belum jelas kapan tepatnya penyelidikan yang sangat dinanti-nanti itu akan resmi dimulai.

WHO menegaskan kunjungan itu akan terikat erat pada ilmu pengetahuan tentang bagaimana virus - yang telah membunuh lebih dari dua juta orang - melompat dari hewan ke manusia.

Namun, di sisi lain, para ahli tidak bisa lepas dari beban politik yang melekat pada misi mereka. Hal itu ditandai dengan munculnya desakan terbaru dari Gedung Putih. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA