Saudi Izinkan Warga Asing Yang Terjebak Di Negaranya Untuk Pulang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 28 Desember 2020, 16:58 WIB
Saudi Izinkan Warga Asing Yang Terjebak Di Negaranya Untuk Pulang
Bandara King Abdul Azis/Net
rmol news logo Otoritas Umum untuk Penerbangan Sipil (GACA) Saudi telah menegeluarkan surat edaran yang isinya mengijinkan maskapai penerbangan internasional untuk menerbangkan orang asing keluar dari Arab Saudi.

Menurut surat edaran GACA, yang dilaporkan Arab News, Senin (28/12), maskapai penerbangan diizinkan untuk mendarat di Kerajaan dan berangkat dengan pelancong non-Saudi sambil mempertimbangkan tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara awak kabin tidak diizinkan meninggalkan pesawat atau melakukan kontak fisik dengan awak darat dan operasi saat tiba di salah satu bandara internasional Kerajaan.

Kementerian Dalam Negeri pekan lalu mengumumkan penutupan perbatasan Kerajaan setelah ditemukannya varian baru Covid-19 di Inggris.

Penemuan itu menimbulkan kekhawatiran besar di antara para pejabat, mendorong pihak berwenang untuk mengeluarkan perintah untuk menutup perbatasan darat dan laut dan menangguhkan penerbangan komersial selama seminggu.

Otoritas Umum untuk Penerbangan Sipil (GACA) Saudi telah menegeluarkan surat edaran yang isinya mengijinkan maskapai penerbangan internasional untuk menerbangkan orang asing keluar dari Arab Saudi.

Menurut surat edaran GACA, yang dilaporkan Arab News, Senin (28/12), maskapai penerbangan diizinkan untuk mendarat di Kerajaan dan berangkat dengan pelancong non-Saudi sambil mempertimbangkan tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara awak kabin tidak diizinkan meninggalkan pesawat atau melakukan kontak fisik dengan awak darat dan operasi saat tiba di salah satu bandara internasional Kerajaan.

Agen perjalanan mengatakan kepada bahwa orang asing setelah mendengar berita itu mulai memesan penerbangan yang berangkat dari 29 Desember.

Varian baru pertama kali terdeteksi di Inggris dan memicu pembatasan perjalanan global pada hari-hari setelah penemuannya. Kasus varian baru telah dilaporkan di negara-negara Eropa termasuk Prancis, Swedia dan Spanyol. Itu juga telah terdeteksi di Afrika Selatan, Yordania, Kanada dan Jepang.

Kementerian Dalam Negeri pekan lalu mengumumkan penutupan perbatasan Kerajaan setelah ditemukannya varian baru Covid-19 di Inggris.

Penemuan itu menimbulkan kekhawatiran besar di antara para pejabat, mendorong pihak berwenang untuk mengeluarkan perintah untuk menutup perbatasan darat dan laut dan menangguhkan penerbangan komersial selama seminggu.

Instruksi GACA tidak berlaku untuk negara-negara di mana strain mutasi baru telah terdeteksi. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA