Hal itu disampaikan Demir di akun Twitternya pada Kamis (24/12) waktu setempat, seraya mengatakan bahwa SSB telah mengadakan pertemuan kerjasama industri pertahanan dengan Tunisia melalui tautan video.
"Di bawah koordinasi SSB, total lima perusahaan telah mengekspor berbagai kendaraan seperti tanker dan tank, sistem elektro-optik ke negara itu, yang akan melayani pasukan keamanan Tunisia," cuit Demir, seperti dikutip dari
Anadolu Agency, Jumat (25/12).
Produk-produknya antara lain kendaraan udara tak berawak (UAV) Anka Anka Medium-Altitude Long-endurance (MALE) dari Turkish Aerospace Industries (TAI), kendaraan lapis baja anti-penyergapan tahan ranjau (MRAP) Kirpi BMC, kendaraan lapis baja Ejder Yalcin Nurol Makina, berbagai kendaraan Katmerciler. seperti kapal tanker dan tank, serta sistem elektro-optik raksasa pertahanan Turki ASELSAN.
"Pemerintah Turki telah lama berusaha menjadikan negara ini pemain global dalam industri pertahanan, dengan kebijakan industri pertahanan yang berorientasi pada teknologi dan penelitian dan pengembangan mendapatkan momentum setiap hari," ungkap Demir.
BERITA TERKAIT: