Berbicara dalam pidato yang disiarkan secara langsung di televisi pada Sabtu (31/10), Muhyiddin mengatakan kepentingan rakyat harus diutamakan.
"Mari kita prioritaskan kepentingan rakyat di atas semua kepentingan lainnya. Suatu bentuk pemahaman dapat dibingkai di antara anggota parlemen utnuk memastikan anggaran 2021 disahkan dengan dukungan parlemen dari pemerintah dan oposisi," terangnya, seperti dikutip
CNA.
Muhyiddin yang gagal memberlakukan keadaan darurat karena ditolak Yang di-Pertuan Agong berupaya keras untuk meloloskan anggaran 2021.
Ia menyebut, anggaran tersebut akan menetapkan berbagai alokasi bantuan Covid-19 untuk instansi pemerintah, korporasi, industri, bisnis, hingga masyarakat.
Parlemen sendiri akan berkumpul dan membuka sesi pengesahan anggaran pada Senin (2/10) dan hasilnya akan diserahkan kepada Muhyiddin pada Jumat (6/10).
Sejauh ini, Malaysia telah mendaftarkan 30.889 kasus Covid-19, dengan 799 kasus baru dan tiga kematian dilaporkan pada Jumat (30/10). Kasus terbanyak terjadi di Sabah, dengan 14.053 kasus dan 114 kematian.
BERITA TERKAIT: