Kepala layanan pers Kementerian Luar Negeri Artsakh, Artak Nersisyan mengatakan serangan yang dilakukan oleh Azerbaijan yang berlangsung sejak Sabtu (10/10) merupakan pelanggaran komitmen.
"Kami mengutuk serangan yang sedang berlangsung oleh pejabat Baku, khususnya serangan rudal terhadap pemukiman sipil, termasuk ibukota Stepanakert," kata Nersisyan, seperti dikutip
Armen Press.
"Komunitas internasional harus mengambil semua langkah yang mungkin untuk memaksa Azerbaijan memenuhi komitmennya," sambung dia.
Menteri Luar Negeri Armenia, Zohrab Mnatsakanyan juga mengecam pelanggaran gencatan senjata yang sudah ia sepakati bersama dengan Menteri Luar Negeri Azerbaijan dan Rusia di Moskow.
Melalui tweet-nya, Mnatsakanyan mengatakan, berdasarkan hasil pernyataan bersama pada Jumat (9/10), Azerbaijan dan Armenia akan berhenti melakukan serangan atas dasar kemanusiaan mulai Sabtu (10/10) pukul 12.00 waktu setempat.
"Azerbaijan terus menyerang Nagorno-Karabakh setelah pukul 12 siang hari ini, melanggar komitmen mereka. Stepanakert dibom sekarang. Ini adalah agresi yang keji," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: