Trump Pesimis, Pemenang Pilpres Baru Bisa Diketahui Beberapa Bulan Setelah Pemilihan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 26 September 2020, 13:28 WIB
Trump Pesimis, Pemenang Pilpres Baru Bisa Diketahui Beberapa Bulan Setelah Pemilihan
Presiden Donald Trump/Net
Kecil Besar
rmol news logo Pemilihan Presiden Amerika Serikat tinggal beberapa minggu lagi. Kedua kandidat akan bertarung dalam debat presiden pada 29 September mendatang.
Topik dan persiapan debat tengah dimatangkan, seiring dengan desas-desas siapa yang akan unggul pada pemilihan November mendatang, yang ternyata hasilnya tidak segera diketahui dengan cepat.

Pemenang Pilpres AS 2020 kemungkinan baru bisa diketahui beberapa minggu setelahnya karena proses pemilihan menggunakan surat.

Presiden Donald Trump bahkan mengatakan, bisa jadi pemenang pilpres baru bisa dipastikan setelah beberapa bulan. Ini karena proses pemilihan menggunakan surat suara, yang artinya akan banyak menimbulkan perselisihan.

Trump mengatakan, dia sebenarnya lebih suka menunggu hasilnya diumumkan secara cepat lewat televisi, ketimbang harus menunggu.

Para pengamat politik menilai tidak selama itu menunggu hasilnya, hanya butuh beberapa hari setelah pemungutan pada 3 November.

"Saya suka menonton televisi dan mengetahui, pemenangnya adalah? Anda mungkin tidak akan mendengarnya selama berbulan-bulan, karena ini berantakan," ujar Trump, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/9).

Menurut Trump sangat tidak mungkin setelah memberikan suara, rakyat langsung bisa menyaksikan siapa pemenangnya.

"Itu sangat tidak mungkin Anda akan mendengar pemenang pada malam itu," ujarnya.

Trump menambahkan, proses penghitungan suara akan banyak mengalami masalag. Bukan saja terhambat karena menunggu sampai semua terkumpul. Tetapi juga soal keamanan dan keselamatannya. Menurutnya, saat seharusnya perolehan suaranya unggul atas kandidat dari Partai Demokrat, Joe Biden, para petugas masih terus menghitung.

"Sekarang mereka bisa mengatakan surat suara bisa datang terlambat," katanya pesimis, merujuk pasa dugaan hasil yang kurang bisa dpercaya.

Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan, lebih banyak pendukung Partai Demokrat akan memberikan suara melalui surat untuk menghindari paparan Covid-19, ketimbang datang ke tempat pemungutan suara. Sementara para pendukung Partai Republik sebaliknya. rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA