Mengutip sumber dari Partai Demokrat Liberal,
NHK melaporkan, pengumuman tersebut akan langsung Abe sampaikan pada Jumat (28/8) pukul 5 sore waktu setempat.
Melansir
Japan Times, spekulasi mengenai kesehatan Abe muncul sejak ia menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Universitas Keio Tokyo pada 14 Agustus dan melakukan pemeriksaan lanjutan pada Senin (24/8).
Perkembangan terakhir menunjukkan, kondisi kesehatan Abe menurun sejak Juli dan memburuk pada awal Agustus.
Beberapa waktu lalu, majalah mingguan
Flash memuat, Abe mengalami muntah darah di kantornya pada 6 Juli. Namun belum ada kondirmasi mengenai hal tersebut.
Isu lain yang muncul adalah Abe kelelahan bekerja karena harus memimpin tanggapan wabah Covid-19 di saat usianya sudah mencapai 65 tahun.
Jika Abe turun dari jabatannya, maka Wakil Perdana Menteri Taro Aso yang berusia 79 tahun akan mengambil alih sementara jabatan tersebut, juga merangkap sebagai menteri keuangan.
Masa jabatan Abe sendiri akan berakhir pada September 2021 dan ia menjadi perdana menteri terlama Jepang.
BERITA TERKAIT: