Pria berusia 93 tahun itu menderita eritelas pada wajah, yaitu virus yang menyebabkan ruam wajah dan menyebabkan rasa sakit yang hebat, lapor surat kabar tersebut, mengutip keterangan penulis biografi mantan paus itu, Peter Seewald.
"Menurut Seewald, Pope Emeritus itu sekarang sangat lemah. Pemikiran dan ingatannya masih baik, tetapi suaranya sulit didengar saat ini," tulis laporan tersebut, seperti dikutip dari
AFP, Senin (3/8).
Seewald dilaporkan mengunjungi Benediktus di Roma pada hari Sabtu untuk menyajikan biografinya.
"Pada pertemuan itu meskipun sakit mantan Paus itu tetap optimis dan menyatakan bahwa jika kekuatannya meningkat lagi dia mungkin akan mengambil penanya lagi," kata surat kabar itu.
Benediktus mengunjungi saudaranya yang sakit Georg Ratzinger di Jerman pada Juni lalu menandai perjalanan pertamanya ke luar Italia sejak pengunduran dirinya yang mengejutkan pada 2013. Georg Ratzinger meninggal hanya dua minggu setelah kunjungannya dalam usia 96 tahun.
Mantan paus yang nama aslinya adalah Joseph Ratzinger, sekarang tinggal di sebuah bekas biara kecil di dalam Vatikan.
Sejak pengunduran dirinya Paus Benediktus telah menjauhkan diri dari mata publik. Dia menjadi paus pertama yang mengundurkan diri dalam 600 tahun dengan alasan kesehatan.
Benediktus adalah seorang tradisionalis di Gereja Katolik, ia kemudian digantikan oleh Paus Francis yang reformis.
BERITA TERKAIT: