Pengawal Nasional melaporkan, para tentara menembaki sekelompok tahanan bersenjata ketika mereka berusaha keluar dari pintu utama penjara Los Llanos di negara bagian Portugal tengah, seperti dikutip dari
Reuters, Sabtu (2/5).
Seorang petugas dengan megaphone kemudian bernegosiasi dengan para tahanan dan mereka setuju untuk mundur.
Isu menyebutkan ada banyak kematian di penjara itu. Bahkan, anggota parlemen Maria Martinez menyebutkan, ada sekitar 40 orang diketahui telah meninggal.
Martinez, yang tinggal di ibukota negara bagian terdekat Guanare, mengatakan kerusuhan itu diakibatkan oleh otoritas penjara yang melarang kerabat narapidana membawakan mereka makanan, seperti kebiasaan di penjara-penjara Venezuela.
Menteri penjara Venezuela, Iris Varela, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar lokal, membenarkan adanya insiden. Direktur penjara itu telah ditembak dan terluka, tetapi dia tidak memerinci lebih dalam lagi.
Penjara-penjara di Venezuela terkenal sering melakukan kerusuhan. Bahkan Kematian karena kerusuhan dianggap hal yang biasa.
Human Rights Watch dalam sebuah laporan tahun ini mengatakan penjara-penjara di negara itu bermasalah dengan keamanan yang tidak memadai, penghuni yang terlalu sesak, serta terjadinya korupsi yang membuat perawatan dan pelayanan di sana tidak cukup layak.
BERITA TERKAIT: