Sinyal dukungan sebenarnya telah terlihat sesejak beberapa pekan lalu. Namun, kemarin, Selasa (21/4) serikat ini benar-benar memproklamirkan dukungannya.
Presiden UAW, Rory Gamble, menyatakan ketertarikan terhadap gagasan Biden untuk mengatasi pandemi Covid-19. Ia juga antutias terhadap kepemimpinan Biden.
"Dalam masa-masa berbahaya dan sulit ini, negara membutuhkan presiden yang akan menunjukkan kepemimpinan yang jelas, stabil, lebih sedikit kepedulian partisan, dan lebih seimbang dengan hak dan perlindungan orang Amerika yang bekerja," kata Rory melansir
Fox News, Rabu (22/4).
Pernyataan itu juga dituliskan dalam tweet UAW di akunnya, @UAW, Rabu (22/4).
UAW mewakili sekitar 400.000 pekerja di seluruh negeri dan memiliki pengaruh besar di negara bagian pemilihan umum yang penting di Michigan. Ia juga mewakili sekitar 150.000 pekerja dengan tiga pembuat mobil utama Detroit.
Selain itu, UAW juga mewakili pekerja pabrik di industri lain serta perawat, pekerja kasino, dan asisten lulusan universitas.
Pengesahan dukungan untuk Biden datang setelah kelompok itu melemparkan dukungan Biden untuk membuka kembali ekonomi AS.
Dukungan UAW untuk Biden adalah yang pertama dari sebuah kelompok buruh besar terorganisir.
UAW biasanya mendukung Demokrat dalam pemilihan presiden - termasuk Hillary Clinton pada 2016.
Calon calon dari Partai Demokrat itu menggembar-gemborkan akar kelas pekerja di Pennsylvania dan dukungannya selama puluhan tahun untuk serikat pekerja.
Namun, The Associated Press melaporkan bahwa jajak pendapat internal perusahaan menunjukkan bahwa 30 persen anggotanya memilih Partai Republik dalam tiga pemilihan umum terakhir.
Saat ini UAW merupakan serikat otomotif paling berpengaruh di AS. Organisasi ini terdiri dari para pekeja General Motors Co., Ford Motor Co., dan Fiat Chrysler Automobiles NV.
BERITA TERKAIT: