Trump Recanakan Buka Ekonomi Pada 1 Mei, Dr Anthony Fauci Anggap Terlalu Optimis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 15 April 2020, 08:53 WIB
Trump Recanakan Buka Ekonomi Pada 1 Mei, Dr Anthony Fauci Anggap Terlalu Optimis
Dr Anthony Fauci dan Presiden Donald Trump/Net
rmol news logo Target Presiden Amerika Serikat untuk membuka kembali sektor ekonomi pada 1 Mei terlalu optimis jika melihat kondisi yang saat ini terjadi.

Sebelum membuka sektor ekonomi, pemerintah pusat ataupun pemerintah negara bagian pertama-tama harus melakukan pengujian virus dengan cepat, mengisolasi kasus baru, dan melacak infeksi baru tersebut.

Demikian yang disampaikan oleh penasihat kesehatan Gedung Putih sekaligus Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Anthony Fauci pada Selasa (14/4).

Sebagai seseorang yang dipercaya menjadi tokoh kunci dalam penanganan wabah virus corona baru di AS, Fauci mengatakan 1 Mei adalah tenggat waktu yang "sedikit terlalu optimis".

"Kita harus memiliki sesuatu yang efisien dan bisa diandalkan. Kita belum berada di sana," kata Fauci seperti dikutip CNA.

Sebelumnya, pemerintahan Trump merekomendasikan aturan tinggal di rumah hingga akhir April, di mana pada 1 Mei, beberapa negara bagian menurutnya sudah bisa dibuka.

Seruan Trump untuk membuka sektor perekonomian ini juga ditolak oleh Gubernur New York, Andrew Cuomo.

"Jika dia memerintahkan saya untuk membuka kembali dengan cara yang akan membahayakan kesehatan masyarakat, saya tidak akan melakukannya," ujar Cuomo.

"Kami tidak memiliki raja di negara ini, kami memiliki konstitusi dan kami memilih presiden," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA