Minggu (5/4), Downing Street mengabarkan, Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes karena ternyata masih memiliki gejala Covid-19.
"Atas saran dokternya, Perdana Menteri malam ini telah dirawat di rumah sakit untuk tes," demikian bunyi keterangan kantor Johnson itu.
"Ini adalah langkah pencegahan karena Perdana Menteri terus memiliki gejala virus corona yang persisten selama 10 hari setelah positif," lanjut Downing Street seperti yang dikutip dari
CNA.
Jika menghitung masa karantina 14 hari, Johnson seharusnya sudah bisa pulih pada Jumat (10/4). Namun, ia masih akan tetap tinggal di rumah karena masih memiliki gejala demam.
Kendati begitu, masuknya Johnson ke rumah sakit bukan berarti keadaannya memburuk.
Selain Johnson, tunangannya yang sedang hamil, Carrie Symonds juga dinyatakan memiliki gejala terinfeksi.
Menteri Kesehatan Matt Hancock yang dinyatakan positif juga telah kembali bekerja di rumah.
Downing Street mengatakan, jika Johnson tidak mampu mengelola penanganan wabah, maka Menteri Luar Negeri Dominic Raab akan mengambil alih.
BERITA TERKAIT: