Jumat (3/4), Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat mengungkapkan Presiden Mahmoud Abbas telah perpanjangan lockdown selama satu bulan.
Sebelumnya, Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh mengatakan, lockdown parsial telah dilaksanakan dari pukul 10 pagi hingga 5 sore di semua provinsi.
Dimuat
AA, setelah itu, semua toko kecuali apotek akan tetap tutup setelah pukul 5 sore.
Hingga saat ini, Palestina memiliki 161 kasus yang tersebar di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Palestina sendiri kesulitan untuk menangani pasien yang mengidap Covid-19 karena adanya blokade dari Israel.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: