Bank Dunia Gelontorkan 1,9 Miliar Dolar AS Untuk Bantu Negara Miskin Lawan Corona

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 03 April 2020, 09:08 WIB
Bank Dunia Gelontorkan 1,9 Miliar Dolar AS Untuk Bantu Negara Miskin Lawan Corona
India/Net
rmol news logo Bank Dunia (WB) telah menyetujui untuk menggelontorkan dana darurat awal sebesar 1,9 miliar dolar AS guna menangani wabah virus corona baru di 25 negara berkembang.

Ada pun lebih dari setengahnya akan diberikan kepada India mengingat penyebaran Covid-19 yang kian masif di sana.

Dalam pernyataannya pada Kamis (2/4), Bank Dunia menyatakan proyek ini akan diberikan kepada sejumlah negara berkembang dalam beberapa hari atau pekan ke depan.

Selain itu, Bank Dunia juga sedang berupaya untuk menggunakan kembali sumber daya dalam berbagai proyek yang didanai olehnya sebesar 1,7 miliar dolar AS.

Bank Dunia juga telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan dana sebesar 160 miliar dolar AS selama 15 bulan ke depan guna memerangi pandemi.

Presiden Kelompok Bank Dunia (WBG), David Malpass mengatakan program pinjaman akan diberikan secara cepat kepada negara-negara termiskin yang paling rentan terpukul pandemi.

Malpass juga mengatakan, Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) akan menangguhkan pembayaran layanan utang selama 14 bulan mulai 1 Mei.

"Alasan mengapa kami menuju ke arah ini adalah karena kami pikir itu bisa dilakukan dan itu dapat dilakukan dengan cepat oleh kreditor bilateral resmi," kata Malpass seperti dikutip CNA.

India sendiri akan menerima pendanaan awal sebesar 1 miliar dolar AS untuk melakukan upaya tracing kontak kasus, pengadaan alat pelindung diri (APD), hingga mendirikan bangsal isolasi baru.

Bank Dunia juga akan memberikan 200 juta dolar AS untuk Pakistan, 129 juta dolar AS untuk Sri Lanka, 100 juta dolar AS untuk Afganistan, dan 82,6 juta dolar AS untuk Ethiopia.

Sementara Argentina, Kamboja, Republik Demokratik Kongo, Haiti, Kenya dan Yaman akan menerima jumlah yang lebih kecil. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA