Myanmar Laporkan Dua Kasus Corona Pertama, Pelancong Asing Buru-buru "Kabur"

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 24 Maret 2020, 10:04 WIB
Myanmar Laporkan Dua Kasus Corona Pertama, Pelancong Asing Buru-buru "Kabur"
Pasien corona/Net
rmol news logo Setelah publik dunia keheranan dan skeptis dengan tidak adanya kasus corona di Mynmar. Pada Senin (23/3), Myanmar melaporkan dua kasus corona pertamanya.

Kementerian Kesehatan mengonfirmasi seorang pria Myanmar berusia 36 tahun positif terinfeksi corona setelah melakukan perjalanan dari Amerika Serikat.

Seorang kasus lainnya adalah seorang pria Myanmar berusia 26 tahun yang baru kembali dari Inggris.

Keduanya dinyatakan positif setelah pakar medis dan kelompok hak asasi manusia Myanmar mendesak untuk diadakannya tes uji.

Dengan mengambil sampel hanya dari 214 orang, Myanmar kemudian menyatakan memiliki dua kasus pertamanya.

"Kami akan menyelidiki semua orang yang berhubungan dekat dengan kedua orang ini," demikian pernyataan kementerian seperti dimuat CNA.

Seiring dengan pengumuman tersebut, seperti halnya di negara-negara lain, langsung terjadi panic buying di salah satu supermarket 24 jam di Yangon.

Pemerintah juga telah mengambil langkah untuk membatalkan perayaan Tahun Baru pada April nanti.

Beberapa tempat umu, mulai dari sekolah hingga bioskop ditutup.

Orang asing yang melancong pun langsung berbondong-bondong meninggalkan Myanmar yang disebut-sebut memiliki sistem kesehatan terlemah di dunia itu.

Seorang dokter di kota provinsi Pathein enggunggah keterangan di Facebook untuk meminta sumber daya. Ia mengatakan rumah sakitnya hanya memiliki tujuh tempat tidur di bangsal isolasi dan hanya satu ventilator dan tidak siap untuk wabah. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA