Tak Kuat Hadapi Protes Warga, PM Irak Curhat Ke Menlu AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 07 Oktober 2019, 16:45 WIB
Tak Kuat Hadapi Protes Warga, PM Irak Curhat Ke Menlu AS
Menlu AS, Mike Pompeo dan Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi/Net
rmol news logo Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi tampaknya sudah mulai kewalahan dengan aksi protes warganya yang menimbulkan ratusan korban jiwa. Kondisi ini membuat dirinya mencari masukan dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo. Mahdi pun curhat ke Pompeo melalui sambungan telepon.

"Perdana Menteri meninjau perkembangan situasi keamanan dan kondisi telah kembali normal setelah jam malam dicabut, serta mengkonfirmasi bahwa pasukan keamanan telah kembali menguasai keadaan dan stabilitas telah dipulihkan," demikian pernyataan kantor Abdul Mahdi, Senin (7/10).

Meski tidak memberikan rincian lebih lanjut, namun Reuters mengabarkan Menlu Pompeo percaya bahwa pasukan keamanan dan pemerintah Irak dapat mengembalikan situasi kembali damai.

Dalam pernyataan tersebut, pemerintah Irak juga mengaku telah mengajukan paket reformasi dan akan terus menciptakan lebih banyak kebijakan untuk memenuhi tuntutan para pengunjuk rasa.

Dalam tuntutannya, para pengunjuk rasa mendesak pemerintah untuk memberantas korupsi, menyediakan lapangan pekerjaan, hingga meningkatkan pelayanan publik.

Diketahui unjuk rasa di Irak berakhir bentrok pada Minggu malam (6/10). Setidaknya delapan orang tewas dalam bentrokan kemarin. Menjadikan jumlah korban tewas selama 6 hari terakhir mencapai 109 orang dan luka-luka lebih dari 6.000 orang. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA