Dilansir
Associated Press, langkah ini diumumkan pemerintahan Trump, Selasa (1/10) untuk menghentikan impor pakaian, emas, berlian, dan barang-barang lainnya dari beberapa perusahaan yang berbasis di Brazil, China, dan Malaysia.
Penghentian impor juga dilakukan untuk produk tambang emas di Kongo dan berlian di Zimbabwe.
Adapun langkah ini dilakukan karena As menilai perusahaan dari negara tersebut telah memberlakukan kerja paksa pada para pekerjanya.
Pejabat Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS, Brenda Smith mengatakan, pihaknya diperintah untuk segera menahan barang masuk di pelabuhan AS untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Ini pesan AS dan China dapat berkolaborasi bersama untuk memastikan kerja paksa tidak digunakan," kata Smith.
Kendati demikian, penahanan tersebut bisa dibatalkan dan tetap diekspor kembali jika pihak perusahaan mengirimkan dokumen yang menunjukkan bukti sebagai perusahaan sah.
Beberapa perusahaan yang dikenai sanksi oleh AS adalah Bonechar Carvão Ativado di Brasil, Hetian Taida Co di China, dan WRP Asia Pacific di Malaysia. Ditambah degnan tambang emas di tambang pengrajin kecil di Kongo timur dan ladang berlian Marange di Zimbabwe.
BERITA TERKAIT: