"Iran terbuka untuk memulai dialog dengan Arab Saudi dan negara-negara lain di kawasan itu," ujar Larijani dalam wawancara eksklusif dengan
Al Jazeera.
Larijani menilai dialog Iran-Saudi dapat menyelesaikan banyak masalah keamanan dan politik di kawasan.
Pernyataan Larijani ini muncul beberapa hari setelah Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) mengatakan lebih memilih resolusi damai dalam menyelesaikan sengketa keamanan regional.
Ditambah pernyataan Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi yang mengungkapkan keamanan kawasan adalah tanggung jawab semua orang.
Sementara itu, koresponden dari
Al Jazeera, Assed Baig melaporkan, jika pembicaraan damai benar-benar terjadi di antara kedua negara, maka akan dilihat sebagai kemenangan Iran.
"Mereka akan melihat bahwa strategi militer Iran berfungsi, bahwa Iran dipandang sebagai kekuatan militer yang kuat dan negara-negara yang mungkin tidak perlu berteman dengan Iran mendukung dialog mengenai konflik militer," Baig.
Larijani mengatakan tidak ada prasyarat apapun untuk melakukan dialog dengan Iran. Hanya, Arab Saudi tidak perlu lagi bergantung pada sekutu utamanya, Amerika Serikat.
Tidak hanya itu, Jubir Parlemen Iran tersebut juga menyambut baik apa yang dikatakan oleh MBS perihal dialog karena mungkin baik bahwa Arab Saudi memikirkan kepentingan kawasan terlebih dahulu.
BERITA TERKAIT: