Tengahi Perseteruan Iran dan Arab Saudi, Irak Mengaku Sudah Punya Solusi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 01 Oktober 2019, 12:47 WIB
Tengahi Perseteruan Iran dan Arab Saudi, Irak Mengaku Sudah Punya Solusi
Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi/Net
rmol news logo Irak tampaknya ingin ikut menengahi perseteruan di kawasan Teluk. Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi yakin kalau Arab Saudi tidak ingin berperang dengan Iran.

Arab Saudi justru disebut Abdul Mahdi ingin mengurangi ketegangan dengan musuh bebuyutannya tersebut. Hal itu ia sampaikan beberapa hari setelah melakukan pertemuan dengan Raja Salman.

"Tidak ada yang memiliki senjata yang diperlukan untuk menghadapi musuh mereka. Kekacauan dan kehancuran akan menghantam wilayah itu secara keseluruhan," ujar Abdul Mahdi dalam wawancara dengan Al Jazeera, Senin (30/9).

Abdul Mahdi menambahkan, semua pihak saat ini punya kepentingan yang sama untuk mencegah adanya perang lebih lanjut di wilayah Teluk. Oleh karena itu, menyelesaikan konflik di Yaman merupakan kunci untuk mencapai perdamaian regional.

Dalam wawancaranya, Abdul Mahdi juga mengharapkan semua orang terbuka untuk berdialog. Mengingat Iran bersedia untuk melakukan negosiasi jika sanksi dicabut. Sementara AS dan Arab Saudi juga tidak menutup pintu dialog.

"Ada banyak negara, dan Irak adalah salah satu yang dapat menawarkan solusi atau tempat solusi ditemukan," ujar Abdul Mahdi.

Sebuah media Irak bahkan melaporkan Abdul Mahdi mempunyai rencana untuk mengunjungi Iran untuk membantu mengurangi ketegangan di regional. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA