Al Jazeera melaporkan, Senin (30/9), menurut data Departemen Manajemen Bencana Negara, setidaknya 73 orang telah tewas di UP dan 29 orang lainnya tewas di Bihar. Sementara itu, media setempat sekolah-sekolah di ibukota Bihar, Patna akan tetap ditutup hingga Selasa (1/10).
Pada Senin (30/9), kantor cuaca India mengeluarkan status waspada merah yang berati curah hujan sangat tinggi untuk sebagian besar distrik UP bagian timur dan beberapa daerah di Bihar
"Banyak distrik di negara bagian itu terkena dampak banjir. Hujan deras telah mempengaruhi kehidupan normal di banyak distrik," ujar Ketua Menteri Bihar, Nitish Kumar kepada wartawan di Patna.
Lebih lanjut, Kumar mengatakan, pihaknya telah meminta pejabat untuk memberikan bantuan di mana pun dibutuhkan. Pihaknya juga telah mengungsikan penduduk kamp bantuan. Pasukan Respons Bencana Nasional (NDRF) juga telah dikerahkan ke berbagai bagian kota untuk mengirimkan bantuan dan penyelamatan.
Seperti diketahui, dari data kantor cuaca India, wilayah Patna telah dilanda hujan dengan lebih dari 200 mm sejak Jumat (27/9). Alhasil, hampir 80 persen wilayah tersebut diterjang banjir, termasuk rumah sakit dan sekolah.
Di video yang tersebar di media sosial, banjir di jalanan telah menyebabkan kemacetan lalu lintas, bahkan di banyak daerah listrik pun ikut terganggu.
BERITA TERKAIT: