100 Orang Meninggal Akibat Banjir Di India

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 30 September 2019, 22:43 WIB
100 Orang Meninggal Akibat Banjir Di India
Banjir di India/Al Jazeera
rmol news logo 100 orang lebih dikabarkan meninggal dunia akibat banjir yang menerjang India. Banjir yang menerjang wilayah wilayah di timur laut India, Uttar Pradesh (UP) dan negara bagian Bihar ini terjadi selama empat hari terakhir,

Al Jazeera melaporkan, Senin (30/9), menurut data Departemen Manajemen Bencana Negara, setidaknya 73 orang telah tewas di UP dan 29 orang lainnya tewas di Bihar. Sementara itu, media setempat sekolah-sekolah di ibukota Bihar, Patna akan tetap ditutup hingga Selasa (1/10).

Pada Senin (30/9), kantor cuaca India mengeluarkan status waspada merah yang berati curah hujan sangat tinggi untuk sebagian besar distrik UP bagian timur dan beberapa  daerah di Bihar

"Banyak distrik di negara bagian itu terkena dampak banjir. Hujan deras telah mempengaruhi kehidupan normal di banyak distrik," ujar Ketua Menteri Bihar, Nitish Kumar kepada wartawan di Patna.

Lebih lanjut, Kumar mengatakan, pihaknya telah meminta pejabat untuk memberikan bantuan di mana pun dibutuhkan. Pihaknya juga telah mengungsikan penduduk kamp bantuan. Pasukan Respons Bencana Nasional (NDRF) juga telah dikerahkan ke berbagai bagian kota untuk mengirimkan bantuan dan penyelamatan.

Seperti diketahui, dari data kantor cuaca India, wilayah Patna telah dilanda hujan dengan lebih dari 200 mm sejak Jumat (27/9). Alhasil, hampir 80 persen wilayah tersebut diterjang banjir, termasuk rumah sakit dan sekolah.

Di video yang tersebar di media sosial, banjir di jalanan telah menyebabkan kemacetan lalu lintas, bahkan di banyak daerah listrik pun ikut terganggu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA